Oleh: BM News | Update: 6 Maret 2026
BATURAJA, OKU – Aroma bulan suci Ramadan semakin kental terasa di seantero Kota Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU). Meskipun hiruk pikuk aktivitas pembangunan fisik kota terus berjalan, suasana batin masyarakat mulai beralih fokus untuk menyambut bulan penuh berkah ini. Berbagai sudut kota kini mulai bertransformasi, menciptakan suasana syahdu yang khas.
Lentera Khas dan Ornamen Islami di Ruang Publik
Keindahan malam di Baturaja kini tampak berbeda. Di sepanjang jalan-jalan protokol, terutama di kawasan sekitar Taman Kota, mulai terlihat pemasangan dekorasi lampu hias berbentuk bulan sabit, bintang, dan ornamen islami lainnya. Pada malam hari, cahaya keemasan yang lembut memancar dari dekorasi tersebut, menghadirkan nuansa kedamaian bagi siapapun yang melintas.
Gapura-gapura di pintu masuk lorong pemukiman juga mulai dihias dengan cat baru dan spanduk bertuliskan "Marhaban ya Ramadan," memperkuat pesan sambutan hangat warga lokal.
Masjid Agung Islamic Center: Pusat Ketenangan
Masjid Agung Islamic Center Baturaja kini semakin mempercantik diri. Bagian dalam masjid telah terpasang karpet baru yang empuk dan harum, serta sistem pencahayaan yang disesuaikan untuk menciptakan kekhusyukan maksimal saat ibadah tarawih. Di area pelataran, pepohonan telah dipangkas rapi dan lampu-lampu sorot dipasang, siap menampung jemaah yang meluap.
Warna-Warni Pasar Ramadan: Beragam Takjil Menggoda Selera
Meskipun aktivitas pasar belum sepenuhnya bergeser ke 'menu Ramadan', persiapan untuk pasar takjil musiman sudah terlihat jelas. Di area seperti depan RM Minang Kabau atau sekitaran jembatan Ogan I, lapak-lapak pedagang sudah mulai ditata. Tak lama lagi, warna-warni kue tradisional, segarnya es buah, hingga aroma kolak yang khas akan menghiasi sore hari di Baturaja, menunggu waktu berbuka.
Persediaan bahan pokok, terutama beras dan minyak goreng di Pasar Baru dan Pasar Atas, juga terpantau melimpah, memastikan masyarakat dapat menyambut bulan puasa dengan tenang.
Himbauan Kamtibmas: Memilih Kedamaian di Bulan Suci
Aparat kepolisian dan pemerintah daerah telah menegaskan komitmen mereka untuk menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat. Patroli rutin akan ditingkatkan untuk memastikan keamanan di sekitar masjid dan pusat keramaian. Pemasangan spanduk himbauan untuk tidak menyalakan petasan dan menjaga toleransi antarumat beragama juga mulai terlihat di lokasi strategis.
"Mari kita manfaatkan bulan suci ini untuk meningkatkan ketaatan dan menjaga kerukunan di Bumi Sebimbing Sekundang. Suasana kondusif adalah kunci kedamaian ibadah kita semua."
Dengan persiapan yang matang dan suasana kota yang semakin bersahabat, Ramadan 1447 H di Baturaja diharapkan dapat berjalan dengan penuh keberkahan dan kedamaian bagi seluruh lapisan masyarakat.
Catatan:
Kandungan artikel ini didasarkan pada pengamatan lapangan terkini di wilayah Baturaja dan sekitarnya. Pastikan Anda selalu merujuk pada kanal berita resmi untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan kebijakan pemerintah daerah selama bulan Ramadan.