BM News, 15 Agustus 2025 – Dunia hiburan tanah air berduka. Nina Carolina, yang lebih dikenal sebagai Mpok Alpa, telah mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat pagi, pukul 08.31 WIB, setelah berjuang melawan penyakit kanker selama sekitar tiga tahun tanpa banyak diketahui publik.
Perjuangan Sunyi yang Dipilih Menyendiri
Kabar duka ini disampaikan secara emosional oleh dua sahabat karibnya, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim, melalui tayangan FYP di Trans7. Keduanya tak kuasa menahan air mata saat berbagi bahwa Mpok Alpa menjalani perawatan sejak lama, tetapi memilih merahasiakannya untuk menjaga sikap tegar dan tidak ingin merepotkan orang lain . Kabar tersebut datang langsung dari sang suami, Ajie Darmaji .
Jejak Hidup: Dari Panggung Hajatan ke Layar Kaca
Sebelum dikenal luas melalui televisi dan media sosial, Mpok Alpa telah aktif sebagai penyanyi dangdut sejak masih duduk di bangku sekolah dasar — sering mengisi panggung hajatan lokal .
Namanya melejit setelah video viral pada tahun 2018, ketika ia dengan gaya khas Betawi curhat ingin diajak suaminya ke minimarket — ucapan “Alfa(r)mart” yang terdengar seperti “Alpa” membuatnya dijuluki “Mpok Alpa” . Sejak saat itu, banyak tawaran hadir, dan sosoknya menjadi populer di layar kaca, seperti acara TV di Trans7 dan lainnya .
Warisan Keluarga dan Kenangan Mendalam
Mpok Alpa meninggalkan buah hati tercinta: empat anak, di antaranya dua anak kembar yang baru dilahirkan pada 7 Oktober 2024 . Suasana di rumah duka yang berlokasi di Ciganjur, Jakarta Selatan, dipenuhi keharuan. Sahabat, tetangga, rekan kerja, dan kerabat hadir untuk memberi penghormatan terakhir .
Kenangan Hangat dan Doa Penghormatan
Unggahan penuh haru dari Raffi Ahmad di media sosial turut menjadi tempat pelipur lara publik. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un… Kehilanganmu begitu terasa, sahabat…” ujarnya dalam keterangan disertai potret Mpok Alpa ketika terbaring di rumah sakit .
Sahabat dan selebritas lain, termasuk Ria Ricis dan Mona Ratuliu, ikut membanjiri media sosial dengan doa dan kenangan, seperti:
> “Innalilahi, surga menanti Mpok Alpa orang baik,” tulis Ria Ricis.
Pesan Terakhir: “Perjuangan Tak Ada Kata Berhenti”
Di balik keterbatasannya, Mpok Alpa dikenal tak pernah menyerah. Dalam satu kesempatan, saat tampil di acara “CLBK Cak Lontong Blak-Blakan”, ia menyatakan motto kehidupannya:
> “Perjuangan tidak ada kata berhenti.”
Perkataan itu menegaskan sikap tegar dan profesional yang melekat padanya meskipun sedang menghadapi ujian besar dalam hidup .
Kesimpulan
Kematian Mpok Alpa (Nina Carolina) pada 15 Agustus 2025, pukul 08.31 WIB, meninggalkan kesan mendalam di hati banyak orang. Perjuangan selama tiga tahun melawan kanker, ditambah tekad untuk tidak memberatkan orang lain, menunjukkan betapa kuat dan penuh kasih almarhumah. Di usia 38 tahun, ia berpulang meninggalkan cinta, tawa, dan teladan bagi keluarga, sahabat, dan penggemarnya.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan semoga Mpok Alpa diterima di sisi-Nya dengan husnul khatimah.
Posting Komentar